05
Mei

Workshop Leadership Yayasan Ar-Risalah Cabang Secang: Bangun SDM Unggul dengan Kolaborasi dan Komunikasi Efektif

SECANG — Yayasan Ar-Risalah Cabang Secang menggelar workshop pengembangan sumber daya manusia (SDM) bertajuk “Leadership, Team Work, Effective Communication: Menuju SDM yang Handal” pada Sabtu, 3 Mei 2025. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Yayasan Ar-Risalah Pusat, Ustadz Arif Rifa’i, S.Si, sebagai narasumber utama.

Workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperdalam makna kerja sama tim, dan meningkatkan keterampilan komunikasi seluruh SDM Ar-Risalah Cabang Secang dalam mengelola lembaga pendidikan yang berdaya saing tinggi.

Kepemimpinan Bukan Soal Siapa yang Terbaik, Tapi Siapa yang Mampu Membuat Tim Menjadi Lebih Baik

Dalam paparannya, Ustadz Arif menekankan bahwa leadership yang efektif adalah kunci utama dalam menyatukan visi, membangun budaya kerja yang sehat, serta menggerakkan tim menuju tujuan bersama.

“Organisasi yang hebat bukan dibangun oleh orang-orang yang luar biasa, tetapi oleh pemimpin yang mampu membuat orang biasa bekerja secara luar biasa,” jelas beliau.

Kepemimpinan sejati, menurut Ustadz Arif, dimulai dari kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain, sebagaimana pesan dari Ali bin Abi Thalib rahimahullah.

Team Work: Kunci Menuju Tujuan Jangka Panjang

Kolaborasi yang solid menjadi poin penting lainnya. Dengan semangat “Team work makes the dream work”, Ustadz Arif mengajak peserta menyadari pentingnya kekuatan kolektif.

“Kalau ingin cepat, jalanlah sendiri. Tapi kalau ingin jauh, jalanlah bersama-sama,” kutip beliau dari pepatah bijak.

Ditekankan pula bahwa setiap anggota tim memiliki kontribusi penting, dan kekuatan tim terletak pada kekuatan masing-masing anggotanya.

Komunikasi: Keterampilan Tertinggi untuk Organisasi

Topik komunikasi menjadi penutup yang menguatkan. Komunikasi yang baik disebut sebagai kemampuan level tertinggi dalam sebuah organisasi. Sebab mayoritas masalah dalam tim muncul bukan karena niat yang buruk, tetapi karena salah dalam menyampaikan pesan.

Ustadz Arif menyampaikan lima syarat komunikasi efektif dengan pendekatan yang sederhana namun dalam:

  • Humble: menyenangkan dan rendah hati.

  • Respect: menghargai dan menghormati.

  • Empathy: merasakan apa yang dirasakan orang lain.

  • Audible: dapat didengar dan dimengerti dengan baik.

  • Clarity: berbicara dengan jelas dan tidak berbelit.

Beliau juga berpesan untuk bijak dalam menggunakan media komunikasi digital:

“Kalau obrolan di WhatsApp sudah tidak sehat, lebih baik dihentikan. Ganti dengan telepon atau, kalau memungkinkan, bertemu langsung.”

Menuju SDM yang Handal dan Berkarakter

Workshop ditutup dengan penegasan bahwa SDM yang handal dibentuk dari perpaduan antara iman, ilmu, dan karakter. Untuk menjadi pemimpin yang mampu membentuk pemimpin masa depan, seseorang perlu memiliki:

  • Keimanan dan ketakwaan,

  • Pemahaman tentang perilaku manusia,

  • Semangat untuk terus bertumbuh.

Dukungan aspek personality quotient seperti kesadaran diri, empati, pengelolaan emosi dan konflik, serta kemampuan mengelola perubahan menjadi fondasi penting dalam proses ini.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan bekal berharga bagi seluruh peserta dalam menjalankan peran mereka di lembaga Ar-Risalah dengan lebih profesional, komunikatif, dan penuh tanggung jawab.