26
Mei

240 Siswa SDIT Ar-Risalah Kartasura Ikuti Wisuda Tahfidz 2025: Al Qur’an di Hati Semaikan Akhlak Rabbani

240 Siswa SDIT Ar-Risalah Kartasura Ikuti Wisuda Tahfidz 2025: Semai Akhlaq Rabbani dalam Hati Para Penghafal Qur’an

SUKOHARJO – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Aminah Ballroom, Multazam Syariah Hotel, Kartasura, Sukoharjo, Kartasura, Sabtu (24/5/2025), dalam gelaran Wisuda Tahfidzul Qur’an Angkatan XI SDIT Ar-Risalah Kartasura Tahun Ajaran 2024/2025. Sebanyak 240 wisudawan dan wisudawati, yang terdiri dari 80 putra dan 160 putri, resmi diwisuda sebagai penghafal Qur’an cilik.

Mengangkat tema “Al-Qur’an di Hati, Semaikan Akhlaq Rabbani”, acara ini menjadi momentum penuh makna bagi para siswa, orang tua, dan para pendidik dalam menyaksikan buah dari proses panjang pendidikan tahfidzul Qur’an di lingkungan SDIT Ar-Risalah Kartasura.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia, dilanjutkan oleh Pengawas SDIT Ar-Risalah Kartasura, dan sambutan penuh motivasi dari Ust. Arif Rifai, S.Si, selaku Ketua Yayasan Ar-Risalah Surakarta.

Dalam sambutannya, Ust. Arif menekankan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan para hafidz/hafidzah kecil dalam menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Hafalan ini akan menjadi cahaya bagi anak-anak kita, orang tua mereka, dan bagi umat secara luas. Semoga Al-Qur’an ini tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dan menjadi karakter kehidupan mereka,” ungkap beliau.

Tausyiah Penuh Makna dari Ust. Sanif Alisyahbana

Momen berharga ini juga diisi dengan tausyiah inspiratif oleh Ustadz Sanif Alisyahbana, Dewan Kyai Ponpes Salman Al-Farisi, sekaligus pembina Yayasan Ponpes Al-Jawi Al-Ilmi dan Yayasan Ponpes Minhajul Qur’an.

Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa Jangan sampai ketidakridhoan orang tua menjadi penghalang keshalihan anak. Mari terus bersyukur, menjaga silaturahmi, dan berterima kasih kepada semua yang berjasa.

“Melafalkan huruf-huruf muqatha’ah dengan baik sejak dini akan memudahkan anak memahami ayat-ayat lain dalam Al-Qur’an. Peran guru sangat besar dalam menanamkan dasar ini; pahala mereka akan terus mengalir selama Al-Qur’an diamalkan murid-muridnya, hingga menjadi ulama, da’i, atau pemimpin Qur’ani. Kami ucapkan tahniah kepada para guru dan wali murid atas pencapaian anak-anak. Setiap anak memiliki potensi berbeda, jangan dibandingkan—yang paling ikhlas dan totalitaslah yang paling bernilai di sisi Allah. Ridho dan syukur atas segala ketetapan Allah adalah kunci agar anak tumbuh menjadi pribadi shalih. Jangan sampai ketidakridhoan orang tua menjadi penghalang keshalihan anak. Mari terus bersyukur, menjaga silaturahmi, dan berterima kasih kepada semua yang berjasa,” tutur beliau.

Apresiasi untuk Ustadz/Ustadzah dan Orang Tua

Kesuksesan wisuda ini tak lepas dari sinergi luar biasa antara sekolah, para ustadz/ustadzah, serta dukungan total dari orang tua. Mereka bukan hanya mengantarkan anak-anaknya hingga di titik ini, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter Islami yang kokoh.

Yayasan Ar-Risalah menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membersamai proses tahfidz anak-anak dengan kesabaran dan cinta.

Menjadi Generasi Qur’ani yang Membanggakan

Wisuda Tahfidz ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berbasis Qur’an tetap relevan dan menjadi solusi utama dalam membentuk generasi berakhlak, cerdas, dan tangguh.

Yayasan Ar-Risalah Surakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan Qur’ani yang unggul dan bermutu demi melahirkan pemimpin masa depan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup.