12
Des

Begini, Mengenalkan cinta kepada anak

Mengambil momen terbaik dalam menanamkan cinta pada saat yang tepat. Tak bisa dipungkiri dalam keseharian bersama anak tentu penuh dengan warna- warni episode. Satu saat bahagia satu saat kecewa, satu saat menyenangkan satu saat menjengkelkan, satu saat rindu satu satu jemu. Maka orang tua berusaha untuk mampu menikmati setiap episode bersama anak. Dalam setiap episode tersebut kita tak boleh lengah bahwa tugas utama orang tua adalah menanamkan kecintaan pada Allah Subhanahu wa ta’ala. Sebab hanya dengan bekal tauhid yang benar anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan berorientasi pada kehidupan akhirat.

Ibnu Taimiyah berkata: Sungguh kasihan para penduduk dunia, keluar dari dunia dan belum merasakan sesuatu yang paling nikmat dari-Nya ; Ada yang bertanya, Apa yang paling nikmat dari-Nya? Dia menjawab Cinta Allah SWT. Salah satu cara menanamkan kecintaan pada Allah SWT ketika anak dalam kondisi bahagia atau bersyukur atas segala kondisi yang menimpa dirinya. Sewaktu dalam kondisi gembira (otak dalam keadaan alpha) sebutlah bahwa nikmat dan rasa gembira ini datang dari Allah SWT.

Anak-anak yang kondisi otaknya dominan dalam keadaan alpha (tenang, nyaman, gembira) adalah saat terbaik untuk mengajari bersyukur kepada Allah swt. Jelilah melihat peristiwa yang bisa kita jadikan momen untuk mengajari anak bersyukur. Walaupun peristiwa tersebut kecil namun jika membekas dalam hati anak, pasti anak akan paham bahwa kita harus bersyukur kepada Allah SWT.